I Dare You, Travelling ke Benua Afrika

Setelah Asia dan Amerika, Afrika adalah benua ketiga terbesar di dunia. Sedangkan untuk jumlah penduduk, mendapat peringkat kedua terbanyak setelah benua Asia. Benua Afrika selalu dikaitkan dengan kelaparan, kerusuhan dan sebagainya. Padahal benua ini menyimpan begitu banyak keajaiban alam, bagi kamu para petualang sejati yang menyukai hal yang anti mainstream, sangat cocok untuk berlibur di benua yang satu ini. Benua Afrika memiliki banyak sekali paket safari dan juga pastinya terlengkap di dunia, karena satwa yang ada di benua Afrika ini sangat beragam.

Travelling ke Benua Afrika

Travelling ke Benua Afrika

Persiapan untuk dapat berlibur ke Afrika memang agak berbeda dari negara-negara destinasi wisata lainnya. Seperti penjelasan berikut ini.

  1. Mulai dari visa, pada dasarnya membuat visa ke Negara Afrika tidaklah sulit asalkan dokumen-dokumen yang dijadikan syarat dalam pengajuan visa telah dipersiapkan. Dokumen-dokumen tersebut adalah formulir permohonan visa yang telah diunduh di situs kedutaan Afrika, foto berukuran 4×6 yang memperlihatkan wajah dengan jelas, tiket pesawat yang telah dibeli, ingat tiket pulang pergi ya jangan perginya saja, bukti pemesanan tempat menginap atau hotel, surat keterangan kuliah, sekolah maupun bekerja, lembar fotokopi paspor, rekening tabungan selama 3 bulan yang kalo bisa diusahakan lancar dan stabil dan yang terakhir uang sejumlah 650.000 rupiah. Dokumen sudah beres, cus berangkat ke kedutaan besar Afrika di Jakarta. Ada beberapa Negara Afrika yang juga bebas visa loh, seperti Madagaskar, Tazmania, Zimbabwe dan Maroko.
  2. Ini dia persiapan ke Afrika yang mungkin gak kamu temui jika kamu ingin berkunjung ke negara lain. Beberapa Negara Afrika mewajibkan vaksin bagi kamu yang ingin mengunjungi negaranya dan tiap negara tersebut juga memberlakukan jenis vaksin yang berbeda.
  3. Uang tunai sangat diperlukan ketika kamu ingin mengunjungi Negara Afrika, karena tidak semua tempat tersedia mesin ATM, hanya tempat-tempat tertentu saja. Uang tunai juga diperlukan jika kamu ingin makan di restoran atau belanja di tempat perbelanjaan yang tidak bisa dibayar secara non tunai. Jangan lupa tukarlah uang rupiah kamu di money changer dengan mata uang Afrika, yaitu rand. 1 rand Afrika sekitar 1034 rupiah.
  4. Jika berlibur ke Afrika, kebanyakan orang tidak menggunakan transportasi umum. Hal ini cukup berbeda jika kamu mengunjungi Negara-Negara di Amerika maupun Asia. Di Afrika kamu bisa menyewa mobil beserta supir jika kamu ga bisa nyetir, harganya pun relatif murah. Untuk menyewa mobil di Afrika, kamu cukup mengunjungi situs-situs penyewaan mobil. Namun, untuk di kota besar kamu bisa menggunakan taksi online dengan tarif yang terjangkau.
  5. Masalah makanan cukup membuat sensitif, karena belum tentu makanan-makanan di Negara Afrika cocok dengan lidah orang Indonesia, begitupun jika kita mengunjungi negara selain Afrika. Disarankan untuk kamu yang agak susah beradaptasi dengan makanan Afrika, hendaklah membawa beberapa makanan Indonesia yang dapat bertahan lama. Seperti rendang kering, abon, mie instan, saos dan sebagainya. Namun, tidak ada salahnya jika kamu juga mencoba kuliner khas Afrika, bisa saja kamu malah menyukai dan ingin membawanya sebagai oleh-oleh untuk keluarga dan teman-teman.
  6. Terakhir, bersafari di Afrika adalah hal yang wajib kamu lakukan jika kamu memang penggila alam. Afrika menyediakan safari dengan paket terlengkap dengan harga yang beragam.

Jika disimpulkan, liburan ke Afrika memang jelas berbeda jika dibandingkan liburan ke Eropa maupun Amerika karena fasilitas yang kurang selengkap Amerika dan Eropa. Tapi tidak ada salahnya untuk mencoba liburan yang terkesan anti mainstream ini.